Limbah

Vermicomposting of sewage sludge: Effect of bulking materials on the growth and reproduction of the earthworm Eisenia andrei

Domínguez, J
Edwards, CA; Webster, Michelle
Dept de Ecoloxía e Bioloxía Animal, Universidade de Vigo, Spain

The effect of different residual bulking agents (paper, cardboard, grass clippings, pine needles, sawdust and food wastes) in mixtures with sewage sludge (1:1 dry weight) on the growth and reproduction of Eisenia andrei, Bouché 1972 was studied in small scale laboratory experiments with batches of sixty earthworms.

Worm type:
Eisenia
Material type:
sewage
United States
Ohio
Published Year:
2000
Publication:
Pedobiologia 44, 24–32 (2000)

Mengurai Sampah dengan Cacing

Publication:
Intisari
Published Date:
1999 Nov 1

Bagi kota besar macam Jakarta sampah merupakan salah satu masalah besar. Dalam seharinya, kota Jakarta saja menghasilkan puluhan ribu m3 sampah. Sebagian, 25.000 m3, berhasil diangkut ke TPA Bantargebang, sebagian lagi tercecer di berbagai tempat, dari selokan hingga sungai. Di TPA tumpukan sampah itu menimbulkan dampak pencemaran udara dan air. Sementara yang tercecer bisa merusak pemandangan dan bikin selokan mampet yang akhirnya menyebabkan banjir kala hujan datang.

Aksi Pramuka Peduli Sampah

Publication:
Koran Tempo
Published Date:
2002 May 20

JAKARTA-Seribu dua ratus anggota pramuka kemarin mengadakan aksi bersih sampah di Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Kegiatan yang bertajuk "Gerakan Pramuka Peduli Sampah" ini merupakan yang kedua setelah aksi serupa 2 Maret lalu di Senen, Jakarta Pusat. 

Ketua Harian Kwarnas Gerakan Pramuka Sundoro Syamsuri ketika membuka acara itu berharap kegiatan tersebut tidak hanya sekedar seremonial. "Diharapkan adik-adik pramuka menerapkan di rumah masing-masing," ujar Syamsuri yang mantan Ketua Kwarda Pramuka DKI Jakarta. 

Pondok Kelapa Menuju Zero Waste

Publication:
Koran Tempo
Published Date:
2001 Oct 25

Dua orang lelaki tampak tangkas menyuruk sampah ke dalam sebuah ban berjalan. Disana, aneka jenis limbah rumah tangga itu campur aduk. Dari pensil patah, sayuran busuk, sampai kaleng rombeng. Lima orang lainnya dengan cekatan menyambut luapan sampah itu. Dengan tangan telanjang, mereka memisahkan sampah organik dan non organik ke dalam wadah yang berbeda.

Sampah Bantargebang Dijadikan Kompos 10 Ton Per Hari

Publication:
Koran Tempo
Published Date:
2002 May 21

BEKASI--Ratusan ribu ton sampah miliki Pemrintah Provinsi DKI Jakarta di tempat pembuangan akhir Bantargebang, mulai September 2002 diolah menjadi pupuk kompos 10 ton per hari. Rencana tersebut tertuang dalam memorandum of understanding yang ditandatangani antara General Manager Center for Application of Solar Energy Australia Keneth Butler dengan Wali Kota Bekasi Nonon Sonthanie kemarin. 

Jakarta Selatan Ubah 30% Sampah Menjadi Kompos

Publication:
Koran Tempo
Published Date:
2002 Oct 11

JAKARTA- Sekurangnya 30 persen sampah di Jakarta Selatan sudah bisa dijadikan kompos dan tidak lagi dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang Bekasi. Pengomposan sampah itu merupakan antisipasi berakhirnya masa kontrak Jakarta dalam pemakaian Bantargebang pada akhir Desember 2003 kelak.

Swasta Tawarkan Pengolah Sampah Teknologi Mikroba

Publication:
Koran Tempo
Published Date:
2004 Sep 29

JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mempertimbangkan untuk mengolah sampah di wilayahnya sehingga tidak bergantung kepada pemerintah daerah lain seperti sekarang ini. Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menyatakan, saat ini, ada perusahaan swasta, PT Asia Waste Management, telah menawarkan kerja sama di lahan DKI untuk mengolah sampah dengan sistem teknologi mikroba pembusuk.

Cara Baru Mengolah Sampah Jakarta

Publication:
Koran Tempo
Published Date:
2001 Oct 31

Di masa sampah tak lagi diangkut ke Bantargebang, cukup diolah dihalaman rumah masing-masing.

Inilah perkara yang terlihat sepele tapi ternyata cukup rumit: soal sampah. Limbah itu sepertinya menjadi benda najis yang dijauhi semua orang. Di Kelurahan Pondok Kelapa, misalnya. Soal buang sampah, pernah sampai memancing kerusuhan antar warga. Sesama warga disana menolak lokasi RW mereka menjadi tenpat penampungan sampah. Padahal, lahan semakin sempit, dan tumpukan sampah setiap hari makin membukit.

Sampah Ini Milik Kita, Olahlah

Publication:
Koran Tempo
Published Date:
2002 Mar 5

JAKARTA - Entah bagaimana perhitungan persisnya, yang pasti menurut data Dinas Kebersihan Pemda DKI Jakarta tahun 2000, setiap hari timbunan sampah Jakarta mencapai 25.650 meter kubik, yang terangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) sekitar 22.500 meter kubik. Sisanya, 3.150 meter kubik perhari tidak terangkut ke TPA.

Sayang, Sampah Organik Tidak Dikomposkan

Publication:
Pikiran Rakyat
Published Date:
2005 Apr 7

AKIBAT guyuran hujan selama dua hari berturut-turut, gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Leuwigajah di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi longsor dan menimbun perumahan penduduk (”PR”, 22/2).

Syndicate content

Back to top